Wednesday, January 13, 2010

TAK GEMBIRA DENGAN PEMBERIAN ALLAH

Kita sangat gembira Allah bagi kita mata, telinga, harta, kawan-kawan dan semua nikmat yang lain. Kita sangat-sangat gembira. Senyum hingga ke telinga. Sengih bagai nak gila. Dunia ni terasa indah bila Allah bagi nikmat pada kita. Alhamdulillah kita bersyukur atas nikmat yang Allah bagi. Kita makin sayang dan cinta dengan Allah.

"Wah, tahniah la kau, dapat dean listla kali nih." ujar sahabat kita.
"Alhamdulillah, ni semua dari Allah. Ana tak buat apa pon. Rezeki ni semua dari Allah."Itu jawapan famous yang selalu didengar.

"Alhamdulillah, elaun kita dah masuk. Lega aku tak la sengkek lagi" Ujar kita bila Allah dah masukkan nikmatnya dalam akaun bank kita. Kita bersyukur, berterima kasih dengan nikmat yang Allah bagi. Bertapa gembiranya kita saat itu.

"Seronoknya, event dah habis. Lepas ni tak payah pening kepala lagi." Ucap kita bila Allah dah habiskan event kita.

Tapi....

"Aku tensionla dengan keadaan sekarang nih. Majlis dah dekat, tapi sponsor satu apa pon tak dapat lagi. Macam mana nih??" Keluh kita bila Allah bagi ujian pada kita.

"Ana tak tau nak buat macam mana tapi ana memang tension sangat sekarang nih. Macam-macam masalah yang datang. Hmmm". Mungkin kita pernah ucap kata-kata macam tu bila kita ada masalah.

Kita suka,gembira,ceria, bila Allah bagi nikmat pada kita. Kita ucap Alhamdulillah bila kita terima nikmat kesenangan itu dari Allah. Tapi bila Allah bagi ujian pada kita, kita sedih, kita menangis, kita mengeluh. Adakah kita hambaNya yang betul-betul bersyukur? Nikmat itu dari siapa? Ujian itu dari siapa?

Ya!! Nikmat itu dari Allah. Ujian jugak dari Allah. Dua-duanya pemberian dari Allah. Tapi kenapa kita mengeluh,sedih dan tak gembira dengan ujian dari Allah? Sedangkan ujian itu juga satu pemberian dari Allah sama dengan nikmat yang jugak pemberian dari Allah. Adakah bila dapat nikmat kesenangan saja kita boleh bersyukur? Tapi bila dapat nikmat ujian kita tak perlu bersyukur? Kalau begitu, situasinya seperti kita tak suka dengan pemberian dari Allah. Apa akan terjadi kalau kita tak suka dengan pemberian dari Allah?

Analoginya.

Kita bagi kepada kawan-kawan kita sebiji kek. Tapi mereka semua tak suka dengan kek kita. Diorang mengeluh dan mengata-ngata tentang kek yang kita bagi. Rasa-rasanya apa perasaan kita masa tu? Mesti kita sedih dan kecewa. Kita tak akan bagi apa-apa lagi pada kawan-kawan kita sebab kita tak mahu lagi berlaku perkara yang sama.

Tapi Allah sifatnya lain. Allah MAHA Penyayang, MAHA Pengasih, MAHA Pemberi. Walaupun kita sedih dengan nikmat ujian yang Allah bagi, tapi Allah tak pernah tarik balik nikmat kesenangan yang dah diberi pada kita. Bahkan Allah tambah lagi nikmat itu. Tapi kita? Terus menangis dengan nikmat ujian dari Allah.

Itulah sifat kita hamba yang lemah ini. Bila kita rasa sedih, kembalilah pada Allah. Bergembiralah dengan nikmat ujian yang Allah bagi. ALHAMDULILLAH.

"Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepada mu. Bersyukurlah kepada-Ku,dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku"
AL BAQARAH:152

SIAPA SAYA

My photo
Tasek Gelugor, Pulau Pinang, Malaysia
Puteri sulung dan tunggal kepada Encik Hamali dan Puan Munirah. ::TASKI ABIM:: ::SEK KEB TASEK GELUGOR:: ::SEK MEN SAINS RAJA TUN AZALAN SYAH(SERATAS):: ::ALLIED HEALTH SCIENCES, CFSIIUM:: :: BACHELOR OF DIETETICS IIUM '11-'15
SAYA SAYANG ANDA SEMUA KERANA ALLAH

MEREKA KATA....

Get widget here

Blog Archive