Thursday, October 20, 2011

The Greatest of Allah

In normal post-natal circulation, vein always bring deoxygenated blood except for pulmonary vein that carry oxygenated blood from the lungs to the heart. For oxygenated blood, it always been carried by artery except for pulmonary artery that carry deoxygenated blood to the lungs for the gaseous exchange.

But, in fetal circulation, the pathway is vice versa. Fetal is connected to the mother through the placenta. And the umbilical cord has the job to connect the placenta with the fetal. Qxygenated blood from the placenta is transferred to the fetal via umbilical vein, while the deoxygenated blood and waste product from the fetal is transferred to the placenta via umbilical artery. 

Subhanallah, it is the greatest of Allah for the creation of human kind. Why Allah make the circulation of the fetal is vice versa with post-natal circulation?

It is because, if oxygenated blood is transferred to the fetal through umbilical artery, the fetal will burst and damage due to the high pressure. Artery has more pressure than vein because they have to pump the deoxygenated blood to all part of the body.


Nota Hati:

1. Iqra'. Bacalah dengan nama tuhanmu.

2. Aplikasikan apa saja ilmu yang dapat, dan kaitkan dengan kebesaran Allah. Anda akan tersenyum dan rasa dekat dengan Allah.

Wednesday, October 19, 2011

Kematian di tepi tasik

Tasik itu cukup tenang. Membawa sekali segala kekusutan yang ada dalam kepala. Hampir migrain dibuatnya. Segar. Di sebelah kanan, kanak-kanak bermain dengan seronoknya. COMEL. Mereka di alam mereka. Alam yang bebas untuk meneroka. Semoga corakkannya indah-indah berlaka.

Ayat cinta al fatihah bermain dibibir masing-masing. Tepi tasik, di bawah pokok. Tempat yang sesuai. Muat untuk dibuatkan satu bulatan kecil. Mata-mata yang lalu lalang asyik tertoleh ke arah kami. Biarkan. Yang asing akan kembali asing. Moga hidayah milik meraka.

Alunan an nazi'at berkumandang.

Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras.
Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah lembut.
Demi (malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,
dan (malaikat) yang mendahului dengan kencang,
dan (malaikat) yang mengatur urusan dunia.
(Sungguh,kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncangkan alam,
(tiupan pertama) itu diiringi oleh tiupan kedua.
Hati manusia pada waktu itu merasa sangat takut,
pandangannya tunduk.
(Orang-orang kafir) berkata, "Apakah kita benar-benar akan dikembalikan kepada kehidupan yang semula?"

Nafas terasa sesak. Badan menggigil. Hati bergetar. Subhanallah. Cukup hebat ayat-ayat cinta dari Allah. Moga nikmat ini berterusan hingga aku dipanggil menghadapNya. Amin.

Santai di tepi tasik bersama sahabat-sahabat. Indah, tenang, damai, tak dapat digambarkan. Membalas senyuman mak cik-mak cik yang memandang. Ingin sekali tangan ini menarik mereka untuk duduk bersama. InsyaAllah. Suatu hari nanti.


KEMATIAN


nurhanan insyirah, semoga dirimu sehebat ibumu
Di tepi tasik yang tenang, soal kematian dibicarakan. Masing-masing masih bersedih dengan pemergian mujahidah yang sangat di sayangi, kak nurdiyana nordin. Pemergian yang cukup mengejutkan semua. Usia yang masih muda. 25 tahun, sudah dijemput KEKASIH hati. Meninggalkan suami tercinta yang baru setahun lebih dinikahi serta putri sulung  nurhanan insyirah yang masih baru dilahirkan. Allah.

Masing-masing tertunduk. Mata bergenang. Sedih dan sebak. Yang pergi, terus pergi. Yang hidup perlu teruskan perjuangan. Perjuangan ini masih panjang dan tak akan pernah terputus. Setiap yang pergi akan ada penggantinya.

Tak perlu tunggu ke usia tua, bersedialah dari sekarang. Saat malam pertama bersama malaikat maut pasti akan tiba. Bila dan di mana, serahkan padaNya. Mohonlah pada Allah, di saat roh dicabut dari badan, kita masih istiqamah dalam perjuangan. Di saat roh di cabut dari badan, kalimah suci la ilaha illallah dapat ditutur lancar dari bibir. Di saat itu, kita tersenyum menyambut kedatangan malaikat kerana tak sabar dan terlalu merindui Kekasih hati.



Ku Merintih, Aku Menangis,
Ku Meratap, Aku Mengharap,
Ku Meminta Dihidupkan Semula,
Agar Dapat Kembali Ke Dunia Nyata,

Perjalanan Rohku,
Melengkapi Sebuah Kembara,
Singgah Di Rahim Bonda,
Sebelum Menjejak Ke Dunia,
Menanti Di Barzakh,
Sebelum Berangkat Ke Mahsyar,
Diperhitung Amalan,
Penentu Syurga Atau Sebaliknya,

Tanah Yang Basah Berwarna Merah,
Semerah Mawar Dan Jugak Rindu,
7 Langkah Pun Baru Berlalu,
Susai Talkin Penanda Syahdu,
Tenang Dan Damai Di Pusaraku,
Nisan Batu Menjadi Tugu,
Namun Tak Siapa Pun Tahu Resah Penantianku,

Terbangkitnya Aku Dari Sebuah Kematian,
Seakan Ku Dengari,
Tangis Mereka Yang Ku Tinggalkan,
Kehidupan Disini Bukan Suatu Khayalan x2
Tetapi Ia Sebenar Kejadian x2

Kembali Oh Kembli,
Kembalilah Kedalam Diri,
Sendirian Sendiri,
Sendiri Bertemankan Sepi,
Hanya Kain Putih Yang Membaluti Tubuhku,
Terbujur Dan Kaku,
Jasad Terbujur Didalam Keranda Kayu,

Ajal Yang Datang Dibuka Pintu ,
Tiada Siapa Yang Memberi Tahu,
Tiada Siapa Pun Dapat Hindari,
Tiada Siapa Yang Terkecuali,
Lemah Jemari Nafas Terhenti,
Tidak Tergambar Sakitnya Mati,
Cukup sekali Jasadku Untuk Mengulangi,

Jantung Berdenyut Kencang,
Menantikan Malaikat Datang,
Mengigil Ketakutan Gelap Pekat Dipandangan,
Selama Ini Diceritakan x2
Kini Aku Merasakan x2
Dialam Barzakh Jasad Dikebumikan x2

Ku Merintih, Aku Menangis,
Ku Meratap, Aku Mengharap,
Ku Meminta Dihidupkan Semula,
Agar Dapat Kembali Ke Dunia Nyata,




Nota hati:


1. Andai saat itu tiba, moga kalian semua sedekahkan al fatihah buat diriku.

2. Andai saat itu tiba, redhailah pemergianku.

3. Andai saat itu tiba, teruskanlah perjuanganku walaupun tiada sumbangan dari diriku untuk perjuangan ini.

SIAPA SAYA

My photo
Tasek Gelugor, Pulau Pinang, Malaysia
Puteri sulung dan tunggal kepada Encik Hamali dan Puan Munirah. ::TASKI ABIM:: ::SEK KEB TASEK GELUGOR:: ::SEK MEN SAINS RAJA TUN AZALAN SYAH(SERATAS):: ::ALLIED HEALTH SCIENCES, CFSIIUM:: :: BACHELOR OF DIETETICS IIUM '11-'15
SAYA SAYANG ANDA SEMUA KERANA ALLAH

MEREKA KATA....

Get widget here

Blog Archive